Suka mbaca, tapi ogah beli buku (sejauh ini, aku baru bisa ikhlas beli novel-nya Bang Darwis Tereliye dan Andrea Hirata doang), kebiasaan yang sama sekali tak patut dibanggakan, tentunya. Ehm, klo diinget-inget, aku dah mulai mbaca sejak SD. Besar di daerah melayu -dengan guru Bahasa Indonesia yang juga melayu totok- mau-nggak mau, sastra jadi makanan sehari-hari. Aku bahkan dah akrab dengan puisi-puisinya Chairil Anwar dan majalah Horizon diawal-awal usia belasan (gara-gara Kak Rana juga nih!).

Nggak kehitung udah berapa buku, novel, majalah, manga (bahkan stensilan, khusus yang satu ini, jangan sampe Umak dan Abah tahu. Bisa digantung aku nanti, astaga… masa-masa jahiliyah) yang udah aku baca. Dulu, waktu aku blum kreatif, sumber andalanku adalah perpus. Well, aku punya banyak bgt kartu anggota perpus di dompet. Sekarang, setelah lebih melek teknologi, aku mulai berbuat “jahat”. Download ebook gratisan. Mbaca ebook emang nggak senyaman mbaca versi cetaknya. Radiasi notebook-nya itu lho, bikin pusing!

Tapi, lumayan lah. Sekarang aja aku punya sekitar 20-an novel ebook di harddisk. Dan, belum aku baca (jd inget nasib dorama Jepang di eksternal harddisk, belum ditonton. Padahal dulu waktu minta, heboh bgt! Ula, gomenasai, tidak bermaksud mengabaikan, tapi bener, cuma belum sempet ditonton aja. You know-lah, aku kan orang sok sibuk, kekeke…)

Eh, ya, balik ke ebook. Aku punya To Kill A Mockingbird, Angel and Demon, The Da Vinci Code (udah baca versi cetaknya), White Castle, Kite Runner, Lolita, The Alchemist, Tear of Heaven, Snow, A Thousand Splendid Sun (lagi dibaca, mulai bosen, kekeke…), Sherlock Holmes – Misteri Kematian Bintang Sirkus, Menggenggam Dunia (Gola Gong), The Professor and The Mad Man, My Name is Red, Rare Beast, Death Du Jour, Charlie – Si Jenius Dungu, Deception Point, Dragon Keeper, Gass Room, Interpretation of Murder, Three Cups of Tea (ni novel sukses bikin aku penasaran, soalnya high recommended by Kak Rei. Bukan soal novelnya, tapi Kak Rei-nya! Upsss…), Perfect Match (awalnya penasaran, gara-gara Storm bilang ni novel keren. Eh, ujung-ujungnya, ni novel sukses bikin aku digoblok-goblokin ama April. Dia dengan sadisnya bilang, “Novel dipercaya! Baca tu yg ilmiah dikit dong! Jurnal atawa handbook!” Plus nyodorin handbook Biomoleculer segede bantal. Gyah, dia pikir aku lg bikin skripsi??).

Kok jadi ngelantur,

DAN… yang lagi aku baca sekarang… Pertarungan Jiwa Billy-nya Daniel Keyes! Wow, 24 alter ego dalam satu badan! WOW! Udah lama banget nggak mbaca novel beginian. Terakhir mbaca, cuma 3 alter ego, itupun karakternya nggak jauh beda, setidaknya, ketiga-tiganya perempuan. Nah, si Billy ini, alter-nya beragam banget. Ada yang cewek, ada yang cowok. Kumplit dari yang umur 3 taon ampe 26 taon. Wehehehe… seru banget! (sok tahu, padahal blum selesai mbaca-nya)

OK, tak usah berpanjang kata. Mulai membaca!

Sekali lagi, suka download ebook gratisan, sama sekali bukan hal yang pantas dibanggakan!