Well, ini hanya sebuah pemikiran yang melintas tiba-tiba. Tanpa maksud apapun.

Enaknya dimulai dari mana? Membandingkan?

Sejak dulu aku berusaha untuk nggak membanding-bandingkan. Setiap hal, orang atau apalah itu, punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setiap orang itu istimewa.

Tapi… aku ‘kan manusia biasa. Punya pikiran dan otak yang berpikir cepat dan kadang tak bisa kukendalikan. Sekalipun aku nggak mau mikirin soal ini, tetep aja kepikiran.

Aishh… kebiasaan yen banget dah, memulai sesuatu dengan hal tidak jelas.

Baiklah, kita perjelas saja. Ini adalah masalah SHINee vs BIGBANG.

Ada apa dengan mereka?

Nggak ada apa-apa. Semuanya baik-baik saja #PLAK

Hmm… masalahnya ada di aku yang terlalu banyak mikir.

Waktu mbaca atau denger orang muji BIGBANG dengan kata-kata “Lagunya bagus, komposisi nada-nya keren”. Oh… well, bolehlah. Rata-rata, lagu BIGBANG memang ditulis sendiri oleh anggotanya. Komposisi nada dan (terkadang) aransemen-nya juga mereka buat sendiri, upss… (masih) dengan bantuan para seniornya, Teddy Park, Choice 37, Peejay, Kush, dll.

Tapi… waktu hal serupa terjadi pada SHINee, otak nyolotku langsung bilang, “Heh? Nggak salah tuh? Nyasar kali! Tu lagu emang yang bikin anggota SHINee?”

Oh, well, untuk lagu tertentu yang nulis emang Jonghyun ama Minho. Tapi… lirik yang bagus bukan otomatis lagunya jadi bagus ‘kan?

Lagu itu untaian nada, bukan sekadar kata, bukan puisi!

Kalau ada yang muji lagu SHINee dengan bilang, “Liriknya bagus. Artinya dalem banget deh.”

Nah… itu baru pujian yang tepat.

Membandingkan SHINee dengan BIGBANG jelas bukah hal yang bisa diterima.

Mereka jelas-jelas berada dalam klasifikasi yang berbeda. SHINee itu penyanyi, penampil. Sedangkan BIGBANG adalah musisi yang menulis, membuat komposisi nada, meng-aransemen, memproduseri, bahkan menjadi recording director untuk album mereka sendiri. Tidak adil membandingkan keduanya!

Silahkan membandingkan kemerduan atau teknik vokal mereka. Silahkan membandingkan kemampuan dance mereka. Silahkan!

Atau, silahkan membandingkan lirik lagu ciptaan BIGBANG dan SHINee. Siapa yang lebih bagus gaya bahasanya, siapa yang lebih dalem maknanya, dsb. Silahkan!

Tapi jangan membandingkan lagu SHINee dan BIGBANG.

Jelas salah sasaran!

Bandingkan lagu-lagu ciptaan G-Dragon dengan lagu-lagu ciptaan composer-nya SHINee. Itu baru adil. Bandingkan G-Dragon dengan Kenzie, Rocky Morris, Thomas Eriksen, Thomas Troelsen, Rufio Sandilands, Niara Arain Scarlett, Philippe-Marc Anquetil atau Shim Eun Ji. Silahkan!

Jangan memuji SHINee atas sesuatu yang TIDAK mereka lakukan!

Aku juga nggak akan muji BIGBANG dengan bilang aransemen Fantastic Baby itu keren, karena BIGBANG nggak berhak atas pujian itu!

Aku akan dengan lantang bilang, “Teddy Park, aransemen Blue ama Fantastic Baby-nya… FANTASTIC!”

Oh… walopun aku bukan shawol, aku juga bukan antis SHINee. (Well, aku bahkan bukan VIP). Aku hanya merasa risih saat ada yang bilang, “Lagunya SHINee bagus deh, gitarnya… huaaa… berkelas banget!”

Aku terganggu! Bukankah lebih tepat kalau dibilang, “Brandon Fraley keren, aransemen gitar akustik-nya mantep!”

Oh… ayolah. Jangan salah sasaran. Jangan nyasar!

Terus terang, album Sherlock ini, secara keseluruhan membuatku kecewa.

Nggak ada kemajuan yang signifikan dari SHINee.

Teknik vokal Jonghyun emang udah dari dulu bagus. Suara Onew udah dari dulu bagus. Teknik vokal Key, buat aku, nggak banyak berkembang. Kemampuan rap Minho masih kayak dulu, nggak banyak berubah. Taemin? Haduh… aku nggak bisa ngenalin suara Taemin tu yang mana #PLAK

Intinya, dari sisi SHINee, album ini nggak menunjukkan kemajuan.

Belum satupun dari anggotan SHINee yang ‘berani’ untuk menggubah lagu sendiri. Atau paling enggak, jadi co-composer deh. Meraka masih seperti yang dulu. Penyanyi dan performer yang baik. Nggak lebih dan nggak kurang.

Ngeliat gimana perkembangan SHINee dan membandingkannya dengan apa yang BIGBANG capai, bikin aku bener-bener frustasi.

SHINee, kalau kalian terus begini, nggak ada kemajuan, sampai kapan kalian bisa bertahan di industri musik? Huh?

Akan jadi apa kalian 10 tahun mendatang? Tetep cuma nyanyi dan dancing doang?

Dan untuk BIGBANG, terutama G-Dragon. Kapan kamu bisa lepas dari Teddy Park? Aku menantangmu! Bikin satu lagu tanpa bantuan siapapun! Mulai dari lirik, komposisi nada plus aransemen, by your self! Aku tunggu. Ukay?!