Key menenggak habis gelas Absinthe-nya yang ketiga. Kepalanya yang tergantung lemas nampak berayun pelan. Adegan pertengkaran dengan Dawn masih terpampang jelas di otaknya. Bahkan minuman berkadar alkohol 74% pun tak mampu membantu mengusir ingatan itu.

Seungri-teman sekaligus bantender di bar langganannya-sesekali melirik ke arah Key. Dahinya nampak berkerut tak suka saat Key kembali mengangsurkan gelasnya ke arah Kangnam–bartender yang sejak tadi melayani Key.

 “Biar aku gantikan,” desis Seungri mengambil alih gelas Key dari tangan Kangnam. Dengan cekatan Seungri meracik minumannya.

Pemuda itu menuang Abshinte hingga gelas Key terisi seperempat bagian oleh cairan hijau muda tersebut. Seungri meletakkan gula kubus di atas sendok khusus yang kemudian ia taruh di bibir gelas. Air es yang dituang Seungri nampak mengalir pelan melewati gula kubus, mengalir ke dalam gelas. Bartender itu tersenyum puas saat seluruh gula kubus larut sempurna, bercampur dengan air dan Abshinte, menghasilkan minuman berwarna putih susu kehijauan.

“Gelas terakhir, Key!” Cetusnya dingin, mengangsurkan hasil karyanya pada Key.

Pemuda setengah mabuk itu menerima gelasnya dengan sorot setengah kecewa setengah mencela. “Metode tradisional? Huh? Seungri, kau tahu pasti kalau aku lebih suka Absinthe-ku disajikan secara bohemian.”

Shut up, Key. Kau sudah terlalu mabuk untuk segelas Bohemian Absinthe,” cela Seungri, mengabaikan tatapan Key.

Key terkekeh kecil, sejenak menghirup aroma tajam alkohol dari gelasnya sebelum meminumnya dalam sekali tenggak.

Melihat kegilaan Key, Seungri menggeleng pelan. “Eunhyuk, panggilkan supir pengganti untuk pria mabuk ini!” Teriaknya sembari mencondongkan badan kearah Key, merogoh saku jas pemuda itu.

“Apa yang kau lakukan?” Sergah Key tak terima, terhuyung saat berusaha menepis tangan Seungri.

Bartender itu menyeringai lebar, mengayunkan kunci mobil tepat di depan hidung pemiliknya. “Waktunya pulang, Tuan Muda!”

You… evil bastard!” Umpat Key, berusaha merebut  kembali kuncinya.

Seungri mendesis pelan melihat Key yang terlihat tidak bisa mengontrol pergerakan tubuhnya.

“Kurasa lebih baik kalau aku yang mengantarnya pulang,” sela Eunhyuk, sigap memapah Key yang sempoyongan.

Seungri mengangguk kecil, “Yeah, kau benar. Pelanggan kita yang satu ini nampaknya sangat mabuk.”

“Melihat kondisinya yang mengenaskan, sepertinya aku harus mengantarnya hingga tempat tidur,” gerutu Eunhyuk sembari terus menahan tubuh Key yang bergerak liar dalam upayanya melepaskan diri.

Saat Eunhyuk dan Key sudah berlalu pergi, Seungri menghela nafas panjang. “Pathetic guy,” desahnya pelan.

“Masalah wanita?” Tanya Kangnam, sorot mata pemuda berdarah korea-jepang itu nampak penasaran. Sesekali ia masih melirik ke arah perginya Eunhyuk dan Key tadi.

None of your business,” sahut Seungri kasar. Sejurus kemudian pemuda itu sudah kembali sibuk melayani pelanggan.

***

Bukan… bukan FF baru, hahaha…

Itu cuma cuplikan salah satu scene di Guardian Demon, FF duet-ku ama Storm yang entah kapan bakal selesai.

Maaf dah lama banget nggak publish apapun.

Real life… uh, i’m not gonna complain, cuz… yeah, i’m still alive! Alhamdulillah.

Aku bikin postinga ini karena aku tertarik banget ama minuman keras yang namanya Absinte. Awalnya aku pengen bikin scene dimana Key mabuk berat. Vodka, bir, tequilla, wine kuanggap udah biasa banget. Jadi, aku cari sesuatu yang unik dan beda. Alhasil, nemu Absinthe.

Absinthe ini dibuat dari bunga dan daun apsintus atau wormwood, daun adas, pala, ketumbar, fennel, dll. Intinya, dari daun-daunan. Itulah kenapa warnanya hijau, mengandung klorofilnya sih. Jadi, daun-daunan itu di-maserasi dengan pelarut alkohol. Trus… larutan hasil maserasinya di-distilasi.

Kandungan alkohol absinthe antara 45 – 74 %. Tapi ada juga yang kadarnya nyaris 90%. WHAT? Tapi… itu kadar dalam kemasan botolnya, lho. Biasanya klo mo diminum, ya dicampur ama air dingin, kayak Key itu.

Absinthe ini sempet dilarang di beberapa negara, bahkan sampai sekarang pun peredaran Absinthe ini masih diatur ketat. Selain karena kadar alkoholnya yang tinggi, minuman ini juga mengandung senyawa kimia Thujone yang katanya beracun. Thujone ini berasal dari wormwood. Absinthe juga bersifat halusinogen.

Yang paling keren dari ritual minum Absinthe itu adalah proses penyajiannya. Selain metode tradisional (French Method) seperti yang dilakukan Seungri, ada yang namanya Bohemian Method yang lebih spektakuler.

Jadi, gula yang bentuknya kubus itu dicelupin ke Absinthe dulu, ditaruh di sendoknya, trus… DIBAKAR! Wusss…. Setelah gulanya berubah jadi karamel dan netes ke Absinthe dalam gelas, baru deh ditambah air dingin. Malah ada yang katanya langsung diminum. Busyet dah! Eh, tapi katanya, motede Bohemian ini bisa ngerusak rasa Absinthe-nya.

Hmm… Absinthe ini, bakal jadi minuman yang aku order begitu aku masuk surga nanti (eh?), selain red wine tentunya. Huakakakakaburrr….

¥ with lots of ♥

Sumber :

http://en.wikipedia.org/wiki/Absinthe

http://yangkosongadako.blogspot.com/2011/03/bagi-para-liquors-nama-absinthe-tentu_30.html