Dan… akhirnya aku jadi nonton film-film China lagi. Ini semua salah Jing Bo Ran. Iya, salahkan Jing Boran, hehehe…

lost-and-love-2

Kali ini aku nonton Lost and Love. Dari judulnya, kesannya romance banget gitu ya… Tapi bukan, aku bukan penggemar film drama-romantis. Jadi, film ini sebenarnya bukan tentang percintaan. Lebih tepatnya bukan cinta cowok-cewek, melainkan cinta cowok-cowok. Upsss…

Maksudnya cinta orang tua, terutama seorang ayah pada anak lelakinya yang hilang/ diculik saat masih kecil, dan juga sebaliknya.

Aku lupa siapa nama kedua tokoh utama di film ini. Namanya agak kurang familiar jadi… katakan saja tokoh utamanya adalah Andy Lau dan Jing Boran, hehehe…

lost-and-love-1

Andy Lau kehilangan anak lelakinya saat masih kecil, dan sudah mencarinya keliling China (literaly) selama belasan tahun. Sementara Jing Boran diculik dan dijual saat masih kecil, dan baru mulai mencari kedua orang tuanya dengan berbekal sedikit sekali kenangan masa kecil yaitu jembatan gantung, rumpun bambu dan sosok samar seorang ibu dengan rambut dikepang. Nasib membuat keduanya bertemu, lalu memulai perjalanan pencarian bersama (aduh, bahasanya, kekekek…). Perjalanan salah satunya berlanjut, sementara satunya lagi berhasil bertemu dengan keluarga. Ah… sementara ada lagi kisah pencarian anak-orang tua yang berakhir tanpa pertemuan, karena salah satunya menyerah, padahal… sayang sekali.

Trus… apa ya? Aku nggak pinter bikin sinopsis ataupun resensi. Ada adegan mengharukan, lucu, miris dan lain-lain di film ini. Intinya, ini termasuk jenis film yang aku lumayan suka. Udah gitu aja.

Maaf atas tulisan yang tidak jelas ini, saya mau lanjut nonton Jing Boran di Monster Hunt, hehehehe…

If he comes, fate gathers. If he is lost, fate dissipates. If you search, fate grows. If you give up, fate dies.

lost-and-love-3